banjir, perbaikan jalan, kecelakaan, dan masih banyak lagi.
tapi kali ini aku mendapatkan referensi jawaban yang lain daripada yang lain (menurut aku pribadi), jadi simak cerita berikut ini.
pulang kampung mungkin merupakan anugerah terindah bagi orang-orang sepertiku, dan akhirnya setelah sekian lama aku menunggu, sekitar satu setengah minggu yang lalu Tuhan mengaruniakan anugerah tersebut dalam hidupku ,,, horeee :D
perjalanan yang menyenangkan (sing penting ketemu ibu, bapak, mbak), walaupun dengan kondisi bis yang penuh sesak, senggol sana senggol sini (senggol-senggol.an euy), uang kembalian kurang, parfum nan menyengat dicampur bau keringat nan menggoda, asap rokok yang menari-nari dengan indahnya, udara panas yang tak dapat ditolerir, ditambah pengamen-pengamen dengan berbagai ciri khas masing-masing.
saat dengan "nyaman"nya kunikmati moment tersebut, tiba-tiba bis berhenti, macet euy...
setelah ditelisik, sedang ada perbaikan jalan, dan kendaraan lewat secara bergantian.
awalnya bis masih dapat berjalan sedikit demi sedikit, sampai akhirnya bis berhenti.
satu jam kemudian.....
pertanyaan mulai timbul dari lubuk hati yang terdalam, kenapa giliran kami lama sekali, sementara dari tadi hanya ada beberapa kendaraan dari arah berlawanan.
suasana mulai gaduh, kondisi tak terkontrol, bis sama sekali tidak bergerak. ditambah lagi bis tepat berhenti di depan kandang ayam. ohmyhot,,,polusi udara yang sangat mengganggu, benar-benar aromanya dapat meracuni sel-sel penyusun tubuh. mood langsung ngedrop sampai titik terbawah. beruntung ada pengamen dengan iringan khas dan suara yang lumayan bagus masuk bis, setidaknya mood.ku bisa naik satu strip.
sampai pada akhirnya ditengah kegaduhan terdengar suara yang bagaikan ilham dari yang maha kuasa.
"woy, supir truk ngarepmu kuwi turu...!"
astaga ya Tuhan, disaat kami dengan segenap kekuatan berusaha mengumpulkan puing-puing nafas kehidupan yang tersisa, seorang supir truk dengan nikmatnya menjelajah dunia-dunia impiannya dalam tidurnya (minggir dulu bisa kali pak, kalo ngantuk) :'(
sempat merasa jengkel dengan peristiwa tersebut, namun pada akhirnya kami tertawa terbahak-bahak bersama.. kasihan juga bapak supir tercinta, begitu lelahnya dia sampai tertidur saat menunggu giliran...
dan perjalanan pun berlanjut,,
tidak disangka-sangka dari arah berlawanan juga kami menemui peristiwa yang sama.
seorang supir truk tertidur juga, dengan sigapnya bapak supir bis kami membangunkan supir truk tersebut,,
#teeet teeet teeet (klakson), "woy, tangi,,,!"
dan saat kami melangkah lagi, terlihat kemacetan panjang sudah terlanjur tercipta, tak terhitung jumlah mobil mengantri dengan raut muka tidak mengenakan dari para penumpangnya.
ternyata eh ternyata ada sesuatu hal lain yang dapat menyebabkan macet, tertidur saat menunggu giliran jalan
hari yang membingungkan :D
Wah...bahaya tuh pak supir...kalo nabrak kandang ayam gimana...
BalasHapuskunjungan pertama nih, mampir ke blogku ya...
wkwkwkwk............
BalasHapusmelaaaaaaaaaaassss.....